roti hidup

04 mei 2017
PA di rumah keluarga ibu ratih
yohanes 6: 44-51

roti hidup di sini merupakan cara yohanes dalam membandingkan dengan roti manna yang diterima orang israel ketika dalam proses pembebasan dari tanah mesir.

roti adalah sarana pemeliharaan allah kepada umatnya. dengan membuat kenyang, kita bisa punya tenaga untuk bekerja.

yohanes menulis bahwa yesus membedakan antara roti manna dengan dirinya sendiri yang diumpamakannya sebagai roti hidup.

bagaimana kita mengetahui perbedaan keduanya?

kebetulan sekali bu ambar menanyakan mengenai ayat 51 yang dirasakannya sulit.

pada hemat saya, justru ayat inilah yang menjelaskan persoalan di atas: apa yang membedakan roti manna dengan roti hidup.

roti hidup, sebagaimana diceritakan oleh yohanes di ayat 51, memiliki karakteristik, atau ciri-ciri sbb:

  1. datang dari surga,
  2. yang memakannya akan hidup selamanya
  3. roti itu adalah tubuh yesus sendiri
  4. diberikan kepada dunia untuk hidupnya dunia

bila roti itu adalah tubuh yesus sendiri, maka roti hidup itu tadi tidak lain adalah FIRMAN TUHAN. yesus, keseluruhan dirinya [ajaran maupun tindakannya] adalah firman tuhan.

bila kita memakan firman tuhan, itu artinya membuat firman tadi masuk ke dalam tubuh kita dan menyatu dalam diri kita. bila kita memakan firman tuhan, maka kita akan hidup selamanya.

persoalan apa artinya ’hidup selamanya’ ini ditanyakan oleh bu sum dan belum bisa kita jawab dengan memuaskan.

namun kita bisa menangkap kesimpulannya bahwa roti hidup tadi juga dtawarkan kepada dunia demi keselamatan atau hidupnya dunia.

dari fakta ini kita disadarkan mengenai pentingnya FIRMAN TUHAN. bu sum mengingatkan pada pembukaan injil yohanes, bahwa “pada mulanya adalah firman”.

memang, yohanes punya semangat untuk menjelaskan yesus sebagai firman tuhan. firman itu perlu MENYATU dalam diri kita, sehingga kita ini seperti yesus-yesus baru. atau sebagai firman tuhan yang membawa hidup bagi dunia.

semoga kita dikaruniai kemampuan untuk membawakan diri menjadi roti hidup bagi dunia masa kini.
amin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s