orang fasik akan dilenyapkan

DSC_0058

mazmur 37:34-40
12 jan 2017
di rumah keluarga tony hermanto, perumahan tirta buana

seperti biasa, kita tinjau perikop ini dengan mencari nasihat, perintah, penghiburan, peringatan, pengharapan, pegangan, janji yang terkandung di dalamnya.

bagian awal perikop langsung menasihati kita untuk menantikan penggenapan janji tuhan dengan tekun dan setia, karena IA berjanji bahwa kita akan mewarisi negeri sekaligus melihat orang fasik dilenyapkan.

siapa orang fasik?

orang fasiq [bhs arab] adalah orang yang ‘mengetahui tapi tidak menjalankan yang diketahuinya’. orang ini sudah ada di jaman pemazmur. juga ada di jaman tuhan yesus, dan tentunya juga ada di jaman kita. orang-orang yang beda jauh banget dari ajaran tuhan kita yang justru meminta kita jadi PELAKU-PELAKU FIRMAN.

[mungkin kita ingat bahwa tiap kali pembawa firman habis membaca nas alkitab menjelang kotbah, selalu ia membaca aklamasi yang dikutip dari lukas 11:28yang berbahagia adalah yang mendengarkan sabda tuhan dan memeliharanya/ melaksanakannya‘]

orang fasiq tidak demikian.
mereka tahu tapi tidak melakukan yang diketahuinya.

dan orang fasik itu mudah sombong, omong besar, seperti pohon aras dari lebanon. pohon ini besar, mirip seperti beringin [silakan googling untuk mendapatkan foto pohon ini] dan berharga.

orang fasik akan dilenyapkan tanpa bekas. pemazmur menggunakan istilah yang bagus: ‘ ketika aku lewat, lenyaplah ia. aku mencarinya, tetapi tidak ditemui

demikian pula orang2 durhaka, yang tidak setia pada janji. mereka pun akan dibinasakan bersama-sama.

sedangkan orang-orang benar akan diselamatkan.

siapa orang-orang benar dalam konteks perikop ini?
mereka yang tekun dalam memegang janji, hidup tulus dan jujur [ay. 37] serta tidak fasiq.

apa andalan orang-orang benar ini agar mampu menantikan janji tuhan dengan tekun dan setia dan bisa melihat orang fasiq dilenyapkan?

berlindung pada tuhan, sebagai satu-satunya tempat perlindungan orang benar.

dengan demikian maka perikop kita kali ini mengandung semua yang kita butuhkan: peringatan, nasihat, janji, pengharapan, pegangan, serta penghiburan.

kiranya kita dimampukan untuk melaksanakan ini semua. amin

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s