bersih hati

1489887520371

mazmur 73:1-28
kamis, 5 januari 2015

semula, PA hanya akan membahas ayat 1-10 sebagaimana disarankan oleh SABDA WINEDHAR yang dikutip oleh WARTA GEREJA kita. namun setelah dibaca, rupanya kami semua ingin melanjutkan hingga habis satu pasal itu.
mazmur ini indah sekali, harus kita baca sendiri, dan relevan dengan situasi kita sekarang. hanya utk mudahnya maka perlu distrukturkan seperti di bawah ini.
pembacaan utuh satu pasal memberi pelajaran utuh pula tentang apa yang hendak disampaikan pemazmur.

pemazmur disebut namanya sebagai asaf.

kita membagi satu pasal mazmur ini kedalam bebearpa bagian:
A. ay.1-2
B. ay 3-16
C. ay 17-20
D. ay 21-28

A.
berisi dasar kepercayaan pemazmur. ia menempatkan tuhan sebagai ‘baik bagi orang yang tulus hatinya. dan baik bagi yang bersih hatinya’
kata kunci di sini adalah ketulusan dan kebersihan hati umat akan menjamin dia menerima kebaikan tuhan.
tapi, situasi real umat ternyata mudah memelesetkan kita: yang tulus dan bersih hati banyak yang hidupnya sengsara.

B.
ayat-ayat berikut memberi contoh bagaimana mudahnya orang terpeleset menilai kesuksesan hidup orang sebagai berkat tuhan: kekayaan, kepandaian, kesehatan. orang-orang sukses itu congkak. tapi mau gimana lagi, mereka bisa membuktikan hidup mereka beres, baik-baik saja. banyak orang menganut paham ini [ay.10].
lalu, muncullah protes pemazmur pada ayat 11-16:

tuhan tahu gak ya mengenai hal-hal aneh ini? rasanya sia-sia deh hidupku yang bersih dan tulus, tapi ternyata aku justru banyak menderita, banyak kena tulah,”

C.
ayat-ayat ini menyadarkan pemazmur, bahwa mereka yang hidupnya ‘sukses’ tadi sebenarnya diletakkan di tempat yang licin, yang mudah tepeleset. kesuksesan mereka itu seperti mimpi, yang segera lenyap ketika kita terjaga.

D.
apa kunci penyadaran itu?
tidak lain adalah mendekatkan pada nasihat atau firman tuhan.
ay. 23-24 ini indah sekali:

tetapi aku tetap di dekatmu. engkau memegang tangan kananku. dengan nasihatmu engkau menuntun aku, dan kemudian engkau mengangkat aku ke dalam kemuliaan

ayat 27 menegaskan kembali:

siapa yang jauh dari tuhan akan binasa.
dekatlah pada tuhan. dekatlah pada firmannya.

amin!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s